perjalanan yang sangat menyujukkan jiwa. Jarak Solo Yogya keliatan begitu dekat malam itu. Kala itu aku pulang dari Menenggok Simbah / Bapakku di kota Geplak yang baru aja diberi nikmat sakit oleh Allah. namun kondisi sudah semakain membaik.
aku berangkat dari bantul jam 20.45. dinginnya malam disertai hujan rinti-rintik se dari janti ampe kalten kota menambah [...]
Home > Jalan Kehidupan
Seorang Bapak, mencari seorang anak
Pengurai Sampah
Problem lingkungan saat ini bagi kita adalah Sampah. Sampah merupakan barang sisa dan tidak dipakai dimana semua orang membuangnya. Bagi Pemerintah kota “Pasukan Kuning” lah yang paling berjasa dalam hal ini. Namun kita belum tahu, siapa yang akan menguraikan sampah
Sehingga kita terpikirbahwa
1)sampah menggunung di atas truk yg menyebarkan bau busuk dan suka berterbangan tertiup angin [...]
PENGORBANAN SANG AYAH
Sebagai manusia kita diciptakan ada laki-laki dan perempuan. dimana disertai tanggung jawab masing masing yang nantinya akan dimintai pertanggungjawabannya dihari penghisapan kelak sesudah pulang kampung.Dalam hal Jender Allahpun memberikan porsi masing-masing, bagi seorang ibu dan seorang ayah. Sebagai seorang ayah akan dimintai pertanggungjawabannya sebagai pemimpin keluarga. Bagaimana menafkahi keluarga, Hartanya didapat dari mana? dengan cara [...]
Gong yang ada di bantul ini terletak di jalan Parang Tritis KM 9,5, tepatnya di depan Gedung kesenian Gabusan, atau depan Pasar Seni gabusan.
gong itu dijadikan maskot Bantul Ekspo yaitu sebuah gong raksaksa yang akan dicatat dalam MURI sebagai gong terbesar
gong tersebut terbuat dari 45 besi drum bekas dengan diameter 6,3 meter dan dibuat selama [...]
ULTAH GEMPA BANTUL
Beberapa hari yang lalu saya diingatkan oleh Bapak, untuk selalu bersyukur dan selalu memanjatkan doa. hal itu karena Bapak bersyukur atas selamatnya Bapak dan Ibu dari Goncangan yang Dasyat pada tanggal 27 Mei 2006, kecuali Simbah yang waktu itu masih berada didalam rumah.
Menurut cerita Bapak waktu itu sehabis subuh Simbah tiduran lagi diatas dipan kesanyangannya. [...]
Belajar dari Ibu Prita
Nagara kita adalah negara hukum, segala tata kehidupan diatur dengan Tata Hukum. Namun segala pelanggaran hukum akan dilihat siapa yang Melanggar, dan apa yang dilanggar. itu di KUHAP dan KUHP ndak ada. yang ngadain PENEGAK HUKUM sendiri. yang kadang untuk mencari ” Sesuatu ” dalam menegakkan hukum. Artinya Semua Pelanggaran dan siapa yang Melanggar mestinya [...]
